TETAP SEMANGAT !!




Akhirnya perhelatan akbar Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011, selesai. Dimana difinal ada 5 negara yang menempatkan wakilnya ke putaran final. Dengan China mendominasi pertarungan sengit merebut gelar sebanyak 5 pemain, disusul Indonesia sebagai tuan rumah sebanyak 2 pemain, dan disusul malaysia, denmark serta india yang masing-masing menepatkan 1 wakilnya.
Di pertandingan pembuka sudah tersaji all china final, yaitu antara ganda putra senior cai yun/fu haifeng (3) kontra ganda putra junior cai biao/guo zhendong (-).
Pertandingan berawal dengan sengit. Perolehan kedua pasangan kejar-kejaran. Namun dengan kesenioran dan juga banyaknya pengalaman yang sudah didapat cai/fu membuat mereka sedikit demi sedikit meninggalkan juniornya, dan berhasil menutup set pertama dengan sempurna.
Di set kedua, tak jauh berbeda dengan di set pertama. Namun kali ini, cai/guo untuk sementara berhasil mengungguli seniornya. Setelah cai/fu membuang banyak poin, mereka berusaha bangkit dan terus menekan sampai akhirnya mereka menyamakan dan berbalik unggul. Lagi-lagi mereka menunjukkan permainan mereka yang luar biasa. Dengan dilengkapi mental yang sudah teruji di berbagai situasi di berbagai turnamen internasional. Akhirnya pasangan senior cai yun/fu haifeng berhasil mengalahkan kompatriotnya yang junior, cai biao/guo zendong dengan 2 set langsung. Gelar juara kedua yang mereka raih setelah minggu lalu berhasil juara di Singapura open mampu membuat mereka bertengger di ranking teratas dunia menggeser pasangan denmark.
Di pertandingan ke 2 adalah nomor tunggal putri. Mempertemukan pemain china wang yihan (3) melawan pemain india saina nehwal (4). Berdasarkan peringkat kedua pemain tidak berbeda jauh. Wang berperingkat 3 dunia dan unggulan ke 3, sedangkan saina peringkat 4 dan unggulan ke 4 juga. Pertandingan berlangsung sampai 3 set. Di set pertama saina nehwal bermain bagus. Jarang sekali melakukan kesalahan sendiri. Tapi sebaliknya, wang yihan terlihat tertekan sejak set dimulai. Memang di Istora senayan dipenuhi orang-orang keturunan india. Jadi saina juga termotivasi untuk meraih hattricknya di indonesia open berturut-turut sejak tahun 2009, 2010, sehingga saina berhasil membungkam wang yihan di set pertama ini. Di set kedua, poin-poin yang didapat ke dua pemain masih ketat. Baru menginjak poin ke 5 dan 6, saina mulai menguasai permainan. Wang langsung melesat meninggalkan poin saina. Karena sudah unggul jauh, wang terlihat mengendorkan serangan dan saina berusaha keras untuk mengejar. Karena keuletan dan kegigihan saina, akhirnya dia mampu menyamakan kedudukan dan bahkan mampu mencapai match poin terlebih dulu. Tapi, wang yihan memcoba bangkit dan dia berhasil memaksakan deuce. Dalam poin-poin kritis itu, mental wang yihan lebih baik dari pada saina nehwal dan memaksanya untuk main 3 set. Di set 3, saina nahwal seolah-olah sudah kehilangan akal. Beberapa kali pukulannya malah membuahkan poin untuk wang yihan. Dengan tempo yang labih singkat, akhirnya wang yihan bisa keluar sebagai juara di tunggal putri.
Di pertandingan 3, giliran tunggal putra yang menghibur ribuan supporter di Istora senayan dan juga seluruh rakyat indonesia yang menyaksikan lewat televisi. Di tunggal putra ini mempertemukan pemain senior dari kedua negara yaitu malaysia dan denmark. Malaysia dengan lee chong wei (1) yang berperingkat 1 dunia dan unggulan ke 1 dan denmark dengan peter hoeg gade (5) peringkat 5 dunia dan unggulan ke 5. di awal-awal set pertama kekuatan kedua pemain cukup berimbang. Namun dengan kualitas permaian yang dimiliki oleh lee chong wei, dia mampu mencapai angka 11 dulu. Selanjutnya kuasa pertandingan terus dipegang oleh lee chong wei. Dengan perolehan poin yang tak begitu ketat, dia akhirnya bisa menutup set pertama. Di set kedua, lee chong wei tidak terlalu membuang banyak energinya. Chong wei kali ini menutup set keduanya dengan mudah dan keluar sebagai juara tunggal putra serta berhasil menciptakan hattricknya di indonesia open premier super series sejak 2009, 2010, dan 2011.
Di partai yang ke 4, yaitu partai yang ditunggu-tunggu jutaan pecinta bulutangkis indonesia. Karena partai ganda putri ini indonesia meloloskan 1 wakilnya ke partai final. Pasangan ini semula tak diperhitungkan dalam perebutan tempat di final, karena peringkat mereka bukan 10 besar dan mereka pun bukan unggulan di turnamen berhadiah terbesar kedua didunia ini. Mereka adalah pasangan vita marissa/nadya melati (-).
Pasangan ini berhasil melangkah ke partai final setelah dibabak semifinal sebelumnya berhasil mengalahkan unggulan ke 4 asal jepang dengan 2 set langsung, yaitu pasangan mizuki fujii/reika kakiwa (4). Dan mereka berhak mendapatkan tiket final untuk berhadapan dengan unggulan teratas dari china wang xioli/yu yang (1). Ketika diwawancarai seputar keberhasilan mereka melaju ke final, vita/nadya tidak menyangka bahwa mereka bisa melaju ke final dengan mengalahkan unggulan-unggulan teratas. Menanggapi partai final yang akan bertemu dengan pasangan china, mereka tidak berharap muluk-muluk. Bisa mengimbangi saja sudah luar biasa.
Di awal-awal set pertama, vita/nadya masih bisa mengimbangi permainan wang/yu. Namun karena penampilan dari wang/yu yang sangat luar biasa, membuat vita/nadya tertekan dan berulang kali melakukan kesalahan. Vita/nadya yang di partai semifinal kemarin bermain begitu attractive dengan smash-smash yang dilancarkan oleh nadya di belakang dan penempatan-penempatan bola yang di lakukan vita di depan, kali ini tidak terlihat sama sekali. Alhasil, di set pertama ini, wang/yu berhasil mengemas kemenangan sementara. Di set kedua permainan, vita/nadya tak kunjung membaik. Masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang dilakukan pasangan indonesia ini. Kali ini, vita/nadya harus mengakui keunggulan dari pasangan china yang berperingkat 1 dunia itu.
Diwawancarai setelah melakoni partai final, vita/nadya mengaku mereka sudah mengeluarkan segala kemampuannya dan sudah berjuang mati-matian karena mereka juga ingin juara dan memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat indonesia dan mereka juga kalah kelas dibanding pasangan china itu. Sedangkan pasangan china, mengakui permainan dari vita/nadya sangat bagus. Beberapa kali pasangan china tidak memberi umpan lambung, karena ada nadya yang memiliki power yang luar biasa karena usianya masih muda. Dengan hasil manis ini, pasangan china wang xioli/yu yang berhasil menjadi juara sekaligus mengamankan posisi mereka di ranking 1 BWF. Sedangkan untuk pasangan indonesia vita marissa/nadya melati, hasil ini membuat peringkat mereka terkatrol dari posisi 18 ke posisi 14 dunia.
Dengan belum berhasilnya ganda putri indonesia vita marissa/nadya melati meraih gelar juara indonesia open 2011, menjadikan seluruh rakyat indonesia berharap pada pasangan ganda campuran indonesia yang sedang naik daun yaitu pasangan tontowi ahmad/lilyana natsir yang akan bertanding di partai terakhir. Harapan ini tentunya tidak terlalu menghayal-lah untuk digapai. Karena, pasangan indonesia ini di singapura open pekan lalu, berhasil membukukan kemenangan atas pasangan china.
Seketika gemuruh supporter indonesia membahana di seisi istora senayan menyambut masuknya kedua pasangan ke arena pertandingan. Di partai final kali ini, akan mempertemukan antara pasangan indonesia tantowi ahmad/lilyana natsir (4) yang berperingkat 2 dunia dan diunggulkan di tempat ke 4 melawan pasangan china zhang nan/zhao yunlei (1) yang berperingkat 1 dunia dan di unggulkan di tempat pertama.
Pertandingan dimulai dengan gemuruh supporter. Alhasil tantowi/lilyana berhasil meraih poin pertama. Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga posisi 11. setelah itu, pasangan indonesia terus-menerus menekan dan berhasil memperlebar jarak. Karena sudah unggul jauh, mereka seperti mengendorkan serangan dan konsentrasi mereka hilang. Dan pasangan china berhasil menyamakan dan bahkan mengungguli di poin-poin kritis dan berhasil mencapai game point terlebih dahulu. Melihat kondisi yang tidak menguntungkan, butet/owi mulai bangkit dan memperoleh 2 poin berturut-turut dan memaksakan terjadinya deuce. Dengan konsentrasi yang penuh dan tidak mau melakukan kesalahan lagi, tantowi/lilyana bermain bagus dan berhasil menutup set pertama dengan skor ketat 22-20.

Di set kedua, ganti zhang/zhao yang balik menekan tantowi/lilyana. Beberapa smash-smash yang dilancarkan oleh zhang/zhao tidak berhasil dikembalikan oleh tantowi/lilyana. Di set kedua ini pula yang menghancurkan mental bertanding pasangan indonesia akibat keputusan linesman yang kurang tepat. Bola yang seharusnya masuk, dinyatakan keluar dan bola yang masuk malah dinyatakan keluar. Hal ini membuat tantowi/lilyana tidak bisa menahan emosinya dan seketika konsentrasi mereka buyar. Terutama pada tantowi ahmad yang mungkin baru kali ini merasakan tekanan sehebat ini, ditambah lagi dia masih muda. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan china. Mereka pun berhasil menyamakan kedudukan dengan memenangkan pertandingan di set ke 2.
Di set ke 3 pasangan china mendapat angin segar dengan kemenangannya di set ke 2. terlihat mereka bermain lepas di set ke 3, sedangkan pasangan indonesia terlihat terbebani. Kesalahan-kesalahan mereka, membuat pasangan china memperoleh poin dengan mudah. Smash-smash yang dilancarkan tak semuanya membuahkan poin. Berbeda di set pertama, smash-smashannya selalu membuahkan poin. Tapi, zhang/zhao bukan berarti mudah untuk mendapatkan poin, mereka pun harus merobohkan pertahanan tantowi/lilyana yang kokoh. Memang terlihat, keputusan-keputusan yang dibuat oleh linesman membuat mereka tertekan dan konsentrasi mereka menjadi buyar. Alhasil, tantowi/lilyana harus menutup set dengan 21-9 untuk kemenangan zhang nan/zhao yunlei, sekaligus mereka harus mengakui keunggulan dari pasangan china itu dan menghentikan sejenak pesta juara berturut-turut mereka setelah di india, malaysia, dan singapura kemarin.
Dalam pers conferences yang dilakukan selepas pertandingan, tantowi/lilyana meminta maaf kepada seluruh rakyat indonesia karena belum berhasil mempersembahkan gelar juara di rumah sendiri. Mereka mengaku sudah mengeluarkan kemampuan terbaik dan sudah berjuang mati-matian di indonesia open 2011 ini. Tapi kali ini lawannya lebih siap. Tantowi juga mengatakan jika keputusan linesman membuat konsentrasinya buyar dan membuat mental bertandingnya runtuh. Di set pertama dia dan lilyana masih bisa menguasai jalannya pertandingan. Tetapi memasuki set ke 2 banyak sekali hal-hal yang mengacaukan konsentrasi mereka terutama tantowi. Lilyana menambahkan kalau keputusan-keputusan linesman memang berpengaruh pada pertandingan tadi, tapi itu semua tidak boleh dijadikan alasan terbesar dari kekalahan. Masih banyak yang harus kita benahi, terutama masalah mental kita. Terutama rekan saya ini(tantowi) yang masih muda. Setidaknya tadi tantowi sudah bisa merasakan permainan dengan penuh tekanan seperti tadi. Dengan berhasilnya tantowi/lilyana melaju ke final, membuat ranking dunia mereka naik dari posisi 4 ke posisi 2 dunia. Dan semakin membayang-bayangi pasangan zhang nan/zhao yunlei di posisi pertama.
Meskipun tidak dapat gelar di turnamen terbesar kedua di dunia, indonesia open premier super series, tapi atlet-atlet indonesia sudah berusaha tampil maksimal dari awal hingga akhir. Setidaknya, atlet-atlet indonesia, terutama yang masih muda bisa mendapatkan pengalaman yang berharga dari ajang ini, karena dipastikan pemain berperingkat 10 besar dunia wajib turut serta.
Dan hasil ini menjadi cerminan wajah bulutangkis indonesia kepada PB PBSI untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, agar kejayaan indonesia bisa kembali direngkuh.
Biarlah yang lalu biar berlalu. Jadikan semua itu sebagai pelajaran yang berharga dalam kehidupan. Mulailah untuk menatap masa depan dengan penuh optimisme, keyakinan dan semangat, karena masih banyka event-event internasional lainnya yang menunggu.


SEMANGAT KAKAK...

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Followers

About Me

Foto Saya
@Byun Rin Ah
Assalamualaikum.. Annyeong Haseyo.. cheonen 96line's
Lihat profil lengkapku

Blogger templates

JAM