Setiap tahun kita memperingati hari Kartini. Tetapi diantara kita ada yang tidak tahu kenapa setiap tahun diperingati Hari Kartini tersebut ? (termasuk juga aku hehehe...). R.A.Kartini adalah sosok wanita indonesia yang semangat dalam meraih kemerdekaan untuk kaumnya. Ibu Kartini adalah sosok wanita indonesia yang harus kita contoh sikap dan sifatnya dalam menghadapi perkembengan zaman yang semakin menantang. Karena dengan perjuangan yang tidak pernah berhenti dari ibu kartini itulah yang membuat kedudukan kita, para wanita indonesia bisa sejajar dan bahkan melebihi kaum lelaki.
Sekarang wanita indonesia tidak hanya berdiam dirumah, tetapi juga melakukan kegiatan-kegiatan yang positif seperti mencari ilmu, bekerja, liburan dan lain-lain yang tidak bisa dirasakan oleh ibu kartini dan wanita indonesia lainnya pada masa lampau. Selain itu ibu kartini juga menulis sebuah buku yang berjudul “HABIS GELAP TERBITLAH TERANG”. Sebenarnya saya juga belum pernah membaca buku tersebut, tetapi melihat judul tersebut sudah menggambarkan buku tersebut amatlah berarti. Saya akan mencoba menafsirkan judul dari buku tersebut, bahwa setelah perjuangan ibu kartini yang begitu besar untuk bisa mengangkat derajat kaum wanita indonesia dari ketidaksetaraan dengan kaum laki-laki, beliau mengharapkan agar wanita-wanita indonesia bisa meneruskan perjuangan ibu kartini dengan semangat, kerja keras agar kita (wanita indonesia) menjadi wanita indonesia yang berguna bagi bangsa dan negara indonesia serta bisa menerangi dunia ini dengan tidak melupakan kodrat kita sebagai wanita sejati...
Jadi, untuk wanita-wanita indonesia teruslah semangat, kejar semua cita-citamu, tunjukkan bahwa wanita indonesia bisa berbuat banyak pada dunia.. <3
EMANSIPASI WANITA !!
KEPAKKAN SAYAPMU GARUDA
Pesta akbar sepakbola dunia akan segera dimulai. Brazil sebagai tuan rumah pesta 4 tahunan sudah mulai bergegas mempersiapkan diri. Peserta-peserta Piala Dunia pun sudah rampung melakoni babak ke 2 kualifikasi.
Indonesia sendiri, berhasil melaju ke 20 besar zona Asia. Setelah di putaran kedua berhasil mengalahkan Turkmenistan dengan skor akhir 5-4. dengan kemenangan itu, timnas indonesia berhak lolos ke putaran 3. dimana negara-negara yang lolos akan dibagi kedalam 5 grup dan setiap grup terdiri dari 4 negara.
Dikawasan asia tenggara, hanya meloloskan 3 wakilnya, yaitu Thailand, Indonesia, dan Singapura. Thailand melaju ke babak ke 3 setelah di partai sebelumnya berhasil mengalahkan Palestina dengan skor meyakinkan. Sedangkan Singapura melaju ke partai ke 3 setelah berhasil mempecundangi negara tetangga malaysia dengan skor luar biasa. Sedangkan Indonesia sendiri berhasil lolos ke putaran ke 3 setelah melibas turkmenistan. Di pertandingan pertama di turkmenistan, indonesia berhasil menahan imbang turkmenistan 1-1 lewat gol M.Ilham. dan di partai kandang, indonesia berhasil menuntaskan perjuangan dengan menutup skor 4-3 lewat 2 gol christian gonzales, M.Nasuha dan M.Ridwan. meskipun semapt khawatir akan tersusul, tapi kemenangan tetap milik indonesia. Dengan ini indonesia berhasil melaju ke babak selanjutnya.
Berdasarkan hasil drawing yang dilaksanakan sabtu, di Rio de Janiero, Brazil, Indonesia berada di grup E dan satu grup dengan Iran, Qatar, Bahrain. Sistem pertandingan akan berlangsung home dan away. Tim yang berada di peringkat 1 dan 2 sudah langsung akan lolos ke putaran selanjutnya, sedangkan tim berperingkat 3 akan melakukan laga play off. Pertandingan pertama grup E di putaran ke 3 akan dmulai pada tanggal 2 september 2011 dan Timnas Indonesia dijamu oleh Timnas Iran, di teheran, iran. Sudah pasti pemain-pemain indonesia harus rela berlebaran jauh dari keluarga dan harus berlebaran di iran.
Melihat hasil drawing tersebut, dari ke 3 negara arab tersebut, yang terkuat adalah iran. Sedangkan untuk Qatar dan Bahrain, Indonesia diharapkan masih bisa membawa pulang poin. Tetapi, apapun itu, semuanya masih bisa terjadi. Asalkan kita mau berlatih keras, disiplin, semangat untuk membawa pulang kebanggaan, bukan tidak mungkin kita yang akan lolos ke putaran selanjutnya dan bahkan kita semua bisa mencicipi aroma persaingan dalam level tertinggi sepakbola dunia yaitu Piala Dunia Brazil 2014. AMIIIEEN... YA ROBBAL ALAMIN...
TETAP SEMANGAT !!
Akhirnya perhelatan akbar Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011, selesai. Dimana difinal ada 5 negara yang menempatkan wakilnya ke putaran final. Dengan China mendominasi pertarungan sengit merebut gelar sebanyak 5 pemain, disusul Indonesia sebagai tuan rumah sebanyak 2 pemain, dan disusul malaysia, denmark serta india yang masing-masing menepatkan 1 wakilnya.
Di pertandingan pembuka sudah tersaji all china final, yaitu antara ganda putra senior cai yun/fu haifeng (3) kontra ganda putra junior cai biao/guo zhendong (-).
Pertandingan berawal dengan sengit. Perolehan kedua pasangan kejar-kejaran. Namun dengan kesenioran dan juga banyaknya pengalaman yang sudah didapat cai/fu membuat mereka sedikit demi sedikit meninggalkan juniornya, dan berhasil menutup set pertama dengan sempurna.
Di set kedua, tak jauh berbeda dengan di set pertama. Namun kali ini, cai/guo untuk sementara berhasil mengungguli seniornya. Setelah cai/fu membuang banyak poin, mereka berusaha bangkit dan terus menekan sampai akhirnya mereka menyamakan dan berbalik unggul. Lagi-lagi mereka menunjukkan permainan mereka yang luar biasa. Dengan dilengkapi mental yang sudah teruji di berbagai situasi di berbagai turnamen internasional. Akhirnya pasangan senior cai yun/fu haifeng berhasil mengalahkan kompatriotnya yang junior, cai biao/guo zendong dengan 2 set langsung. Gelar juara kedua yang mereka raih setelah minggu lalu berhasil juara di Singapura open mampu membuat mereka bertengger di ranking teratas dunia menggeser pasangan denmark.
Di pertandingan ke 2 adalah nomor tunggal putri. Mempertemukan pemain china wang yihan (3) melawan pemain india saina nehwal (4). Berdasarkan peringkat kedua pemain tidak berbeda jauh. Wang berperingkat 3 dunia dan unggulan ke 3, sedangkan saina peringkat 4 dan unggulan ke 4 juga. Pertandingan berlangsung sampai 3 set. Di set pertama saina nehwal bermain bagus. Jarang sekali melakukan kesalahan sendiri. Tapi sebaliknya, wang yihan terlihat tertekan sejak set dimulai. Memang di Istora senayan dipenuhi orang-orang keturunan india. Jadi saina juga termotivasi untuk meraih hattricknya di indonesia open berturut-turut sejak tahun 2009, 2010, sehingga saina berhasil membungkam wang yihan di set pertama ini. Di set kedua, poin-poin yang didapat ke dua pemain masih ketat. Baru menginjak poin ke 5 dan 6, saina mulai menguasai permainan. Wang langsung melesat meninggalkan poin saina. Karena sudah unggul jauh, wang terlihat mengendorkan serangan dan saina berusaha keras untuk mengejar. Karena keuletan dan kegigihan saina, akhirnya dia mampu menyamakan kedudukan dan bahkan mampu mencapai match poin terlebih dulu. Tapi, wang yihan memcoba bangkit dan dia berhasil memaksakan deuce. Dalam poin-poin kritis itu, mental wang yihan lebih baik dari pada saina nehwal dan memaksanya untuk main 3 set. Di set 3, saina nahwal seolah-olah sudah kehilangan akal. Beberapa kali pukulannya malah membuahkan poin untuk wang yihan. Dengan tempo yang labih singkat, akhirnya wang yihan bisa keluar sebagai juara di tunggal putri.
Di pertandingan 3, giliran tunggal putra yang menghibur ribuan supporter di Istora senayan dan juga seluruh rakyat indonesia yang menyaksikan lewat televisi. Di tunggal putra ini mempertemukan pemain senior dari kedua negara yaitu malaysia dan denmark. Malaysia dengan lee chong wei (1) yang berperingkat 1 dunia dan unggulan ke 1 dan denmark dengan peter hoeg gade (5) peringkat 5 dunia dan unggulan ke 5. di awal-awal set pertama kekuatan kedua pemain cukup berimbang. Namun dengan kualitas permaian yang dimiliki oleh lee chong wei, dia mampu mencapai angka 11 dulu. Selanjutnya kuasa pertandingan terus dipegang oleh lee chong wei. Dengan perolehan poin yang tak begitu ketat, dia akhirnya bisa menutup set pertama. Di set kedua, lee chong wei tidak terlalu membuang banyak energinya. Chong wei kali ini menutup set keduanya dengan mudah dan keluar sebagai juara tunggal putra serta berhasil menciptakan hattricknya di indonesia open premier super series sejak 2009, 2010, dan 2011.
Di partai yang ke 4, yaitu partai yang ditunggu-tunggu jutaan pecinta bulutangkis indonesia. Karena partai ganda putri ini indonesia meloloskan 1 wakilnya ke partai final. Pasangan ini semula tak diperhitungkan dalam perebutan tempat di final, karena peringkat mereka bukan 10 besar dan mereka pun bukan unggulan di turnamen berhadiah terbesar kedua didunia ini. Mereka adalah pasangan vita marissa/nadya melati (-).
Pasangan ini berhasil melangkah ke partai final setelah dibabak semifinal sebelumnya berhasil mengalahkan unggulan ke 4 asal jepang dengan 2 set langsung, yaitu pasangan mizuki fujii/reika kakiwa (4). Dan mereka berhak mendapatkan tiket final untuk berhadapan dengan unggulan teratas dari china wang xioli/yu yang (1). Ketika diwawancarai seputar keberhasilan mereka melaju ke final, vita/nadya tidak menyangka bahwa mereka bisa melaju ke final dengan mengalahkan unggulan-unggulan teratas. Menanggapi partai final yang akan bertemu dengan pasangan china, mereka tidak berharap muluk-muluk. Bisa mengimbangi saja sudah luar biasa.
Di awal-awal set pertama, vita/nadya masih bisa mengimbangi permainan wang/yu. Namun karena penampilan dari wang/yu yang sangat luar biasa, membuat vita/nadya tertekan dan berulang kali melakukan kesalahan. Vita/nadya yang di partai semifinal kemarin bermain begitu attractive dengan smash-smash yang dilancarkan oleh nadya di belakang dan penempatan-penempatan bola yang di lakukan vita di depan, kali ini tidak terlihat sama sekali. Alhasil, di set pertama ini, wang/yu berhasil mengemas kemenangan sementara. Di set kedua permainan, vita/nadya tak kunjung membaik. Masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang dilakukan pasangan indonesia ini. Kali ini, vita/nadya harus mengakui keunggulan dari pasangan china yang berperingkat 1 dunia itu.
Diwawancarai setelah melakoni partai final, vita/nadya mengaku mereka sudah mengeluarkan segala kemampuannya dan sudah berjuang mati-matian karena mereka juga ingin juara dan memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat indonesia dan mereka juga kalah kelas dibanding pasangan china itu. Sedangkan pasangan china, mengakui permainan dari vita/nadya sangat bagus. Beberapa kali pasangan china tidak memberi umpan lambung, karena ada nadya yang memiliki power yang luar biasa karena usianya masih muda. Dengan hasil manis ini, pasangan china wang xioli/yu yang berhasil menjadi juara sekaligus mengamankan posisi mereka di ranking 1 BWF. Sedangkan untuk pasangan indonesia vita marissa/nadya melati, hasil ini membuat peringkat mereka terkatrol dari posisi 18 ke posisi 14 dunia.
Dengan belum berhasilnya ganda putri indonesia vita marissa/nadya melati meraih gelar juara indonesia open 2011, menjadikan seluruh rakyat indonesia berharap pada pasangan ganda campuran indonesia yang sedang naik daun yaitu pasangan tontowi ahmad/lilyana natsir yang akan bertanding di partai terakhir. Harapan ini tentunya tidak terlalu menghayal-lah untuk digapai. Karena, pasangan indonesia ini di singapura open pekan lalu, berhasil membukukan kemenangan atas pasangan china.
Seketika gemuruh supporter indonesia membahana di seisi istora senayan menyambut masuknya kedua pasangan ke arena pertandingan. Di partai final kali ini, akan mempertemukan antara pasangan indonesia tantowi ahmad/lilyana natsir (4) yang berperingkat 2 dunia dan diunggulkan di tempat ke 4 melawan pasangan china zhang nan/zhao yunlei (1) yang berperingkat 1 dunia dan di unggulkan di tempat pertama.
Pertandingan dimulai dengan gemuruh supporter. Alhasil tantowi/lilyana berhasil meraih poin pertama. Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga posisi 11. setelah itu, pasangan indonesia terus-menerus menekan dan berhasil memperlebar jarak. Karena sudah unggul jauh, mereka seperti mengendorkan serangan dan konsentrasi mereka hilang. Dan pasangan china berhasil menyamakan dan bahkan mengungguli di poin-poin kritis dan berhasil mencapai game point terlebih dahulu. Melihat kondisi yang tidak menguntungkan, butet/owi mulai bangkit dan memperoleh 2 poin berturut-turut dan memaksakan terjadinya deuce. Dengan konsentrasi yang penuh dan tidak mau melakukan kesalahan lagi, tantowi/lilyana bermain bagus dan berhasil menutup set pertama dengan skor ketat 22-20.
Di set kedua, ganti zhang/zhao yang balik menekan tantowi/lilyana. Beberapa smash-smash yang dilancarkan oleh zhang/zhao tidak berhasil dikembalikan oleh tantowi/lilyana. Di set kedua ini pula yang menghancurkan mental bertanding pasangan indonesia akibat keputusan linesman yang kurang tepat. Bola yang seharusnya masuk, dinyatakan keluar dan bola yang masuk malah dinyatakan keluar. Hal ini membuat tantowi/lilyana tidak bisa menahan emosinya dan seketika konsentrasi mereka buyar. Terutama pada tantowi ahmad yang mungkin baru kali ini merasakan tekanan sehebat ini, ditambah lagi dia masih muda. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan china. Mereka pun berhasil menyamakan kedudukan dengan memenangkan pertandingan di set ke 2.
Di set ke 3 pasangan china mendapat angin segar dengan kemenangannya di set ke 2. terlihat mereka bermain lepas di set ke 3, sedangkan pasangan indonesia terlihat terbebani. Kesalahan-kesalahan mereka, membuat pasangan china memperoleh poin dengan mudah. Smash-smash yang dilancarkan tak semuanya membuahkan poin. Berbeda di set pertama, smash-smashannya selalu membuahkan poin. Tapi, zhang/zhao bukan berarti mudah untuk mendapatkan poin, mereka pun harus merobohkan pertahanan tantowi/lilyana yang kokoh. Memang terlihat, keputusan-keputusan yang dibuat oleh linesman membuat mereka tertekan dan konsentrasi mereka menjadi buyar. Alhasil, tantowi/lilyana harus menutup set dengan 21-9 untuk kemenangan zhang nan/zhao yunlei, sekaligus mereka harus mengakui keunggulan dari pasangan china itu dan menghentikan sejenak pesta juara berturut-turut mereka setelah di india, malaysia, dan singapura kemarin.
Dalam pers conferences yang dilakukan selepas pertandingan, tantowi/lilyana meminta maaf kepada seluruh rakyat indonesia karena belum berhasil mempersembahkan gelar juara di rumah sendiri. Mereka mengaku sudah mengeluarkan kemampuan terbaik dan sudah berjuang mati-matian di indonesia open 2011 ini. Tapi kali ini lawannya lebih siap. Tantowi juga mengatakan jika keputusan linesman membuat konsentrasinya buyar dan membuat mental bertandingnya runtuh. Di set pertama dia dan lilyana masih bisa menguasai jalannya pertandingan. Tetapi memasuki set ke 2 banyak sekali hal-hal yang mengacaukan konsentrasi mereka terutama tantowi. Lilyana menambahkan kalau keputusan-keputusan linesman memang berpengaruh pada pertandingan tadi, tapi itu semua tidak boleh dijadikan alasan terbesar dari kekalahan. Masih banyak yang harus kita benahi, terutama masalah mental kita. Terutama rekan saya ini(tantowi) yang masih muda. Setidaknya tadi tantowi sudah bisa merasakan permainan dengan penuh tekanan seperti tadi. Dengan berhasilnya tantowi/lilyana melaju ke final, membuat ranking dunia mereka naik dari posisi 4 ke posisi 2 dunia. Dan semakin membayang-bayangi pasangan zhang nan/zhao yunlei di posisi pertama.
Meskipun tidak dapat gelar di turnamen terbesar kedua di dunia, indonesia open premier super series, tapi atlet-atlet indonesia sudah berusaha tampil maksimal dari awal hingga akhir. Setidaknya, atlet-atlet indonesia, terutama yang masih muda bisa mendapatkan pengalaman yang berharga dari ajang ini, karena dipastikan pemain berperingkat 10 besar dunia wajib turut serta.
Dan hasil ini menjadi cerminan wajah bulutangkis indonesia kepada PB PBSI untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, agar kejayaan indonesia bisa kembali direngkuh.
Biarlah yang lalu biar berlalu. Jadikan semua itu sebagai pelajaran yang berharga dalam kehidupan. Mulailah untuk menatap masa depan dengan penuh optimisme, keyakinan dan semangat, karena masih banyka event-event internasional lainnya yang menunggu.
SEMANGAT KAKAK...
MIMPI KIBARKAN MERAH-PUTIH DI NEGERI SENDIRI
INDONESIA kembali menggelar Indonesia Super Series yang akan dihelat di Jakarta, mulai 21 Juni mendatang. Namun seperti yang terjadi beberapa tahun belakangan ini rasa pesimis menghaampiri para pecinta bulutangkis indonesia. Tampil di rumah sendiri, indonesia tentu seharusnya bisa mengharumkan nama bangsa. Sayang, harapan mengibarkan merah-putih di hadapan publik sendiri terbilang sulit. Tengok bagaimana prestasi para pebulutangkis kita di beberapa turnamen belakangan ini. Di Thailand Open Grand Prix yang berakhir minggu, garuda kembali pulang tanpa gelar. Meloloskan 2 pasangan ganda ke partai final, Nova widianto/Vita marissa serta Alvent/Hendra, kedunya terpaksa gigit jari. Nova/vita gagal gagal menaklukkan lee sheng mu/chien yu chin. Nasib sama juga dialami alvent/hendra. Pasangan ganda putra ini menyerah 2 set langsung dari jagoan korsel jung jae sung/lee young dae. Indonesia juga belum bisa berbicara banyak di ajang Sudirman Cupyang dihelat di China beberapa waktu yang lalu. Merah-putih hanya bertahan hingga semifinal setelah disingkirkan denmarkdengan skor akhir 3-1. Prestasi terakhir yang bisa dibanggakan adalah ketika pasangan tontowi ahmad/lilyana natsir merebut juara ganda campuran di India Super Series dan Malaysia Open Grand Prix tahun 2011. Melihat rangkaian hasil negatif yang diraih indonesia diberbagai turnamen, harapan mengibarkan merah-putih di negeri sendiri bisa dibilang cukup kecil. Tapi, bukan berarti impian itu sama sekali tidak ada. Dengan dukungan pendukung setia, bisa menjadi pelecut semangat para punggawa Merah-Putih.
Beijing Olympics Games
“MARKIS KIDO – HENDRA SETIAWAN” Nama Markis kido – Hendra setiawan kian melambung di dunia olahraga bulutangkis. Segudang prestasi berhasil mereka torehkan di lapangan. Galar Juara Dunia telah diraih mereka di Kuala Lumpur, Malaysia tahun 2007. Selain menjadi juara dunia, pasang ganda putra peringkat 3 dunia ini berhasil meneruskan tradisi emas bagi indonesia di ajang Olimpiade Beijing 2008. prestasi kido-hendra kian gemilang di tahun 2008 dengan meciptakan hattrick menjadi juara di tiga turnament super series, yakni di China terbuka super series, Denmark terbuka super series, dan Perancis terbuka super series. Menjadi Juara Dunia bahkan emas olimpiade bukanlah hal mudah yang di dapat begitu saja. Dua gelar bergengsi ini bisa diraih oleh pasangan yang masing-masing berusia 25 tahun ini berkat latihan dan perjuangan yang keras yang dilakukan sejak kecil. Untuk mengasah teknik bermain, hendra harus menempuh jarak yang cukup jauh. Setiap hari ia dibonceng naik motor oleh ayahnya, Fery yoegianto menuju klub Sinar Mutiara, Tegal. Kemudian pada tahun 1997, hendra hijrah berlatih ke klub Jaya Raya, Jakarta. Di klub inilah hendra bertemu dengan kido dan mulai sering berpasangan dalam beberapa pertangdingan tingkat taruna. Pada tahun 2001, kido yang merupakan pemain kelahiran 11 Agustus 1984 terlebih dahulu bergabung dengan pelatnas PBSI. Barulah satu tahun kemudian, hendra yang bergabung disana. Awalnya kido sebagai pemain tunggal dan hendra sempat berpasangan dengan joko riyadi. Barulah pada tahun 2003, kido dan hendra digabungkan untuk memperkuat ganda putra. Prestasi mereka mulai terlihat dengan menjadi Juara Asia dan Indonesia terbuka pada tahun 2005. Setelah menjadi juara dunia pada tahun 2007, kepercayaan diri mereka kian meningkat. Mereka pun ditargetkan untuk meneruskan tradisi emas di Olimpiade Beijing 2008. Hendra bertempur dengan raket yang sama dengan yang ia gunakan pada saat menjadi juara dunia. Jejak ricky subagja – rexy mainaky ( Olimpiade Atlanta 1996 ) dan candra wijaya – tony gunawan ( Olimpiade Sidney 2000 ) berhasil diikutinya di ajang Olimpiade Beijing 2008. Di partai final, kido – hendra berhasil menundukkan pasangan kuat asal China, Cai yun – Fu hai feng dengan pertarungan sengit tiga set 12-21, 21-11, 21-16. Kido dan hendra memiliki karakter yang jauh berbeda. Kido lebih sering tampil dengan penuh semangat dan meledak-ledak di lapangan sedangkan hendra yang merupakan pria kelahiran jawa tengah, 24 Agustus 1984 bermain lebih santai dan jarang sekali mengumbar emosi. Dalam permainan, hendra lebih sering berlaku sebagai pemain depan sedangkan kido lebih dipercaya sebagai pemain belakang. Sama-sama memiliki karakter menyerang menjadikan mereka pasangan yang solid. Gelar juara dunia dan olimpiade telah diraih, namun mereka tidak akan berhenti berjuang mengharumkan nama bangsa sampai disini saja. Mereka masih memiliki impian untuk menjadi juara All England dan Asian Games. Mereka pun masih memasang target untuk mempertahankan medali emas di Olimpiade London 2012. kini, jejak kido telah diikuti oleh adik-adiknya, yaitu pia zebaidah ( ganda campuran ) dengan Fran kurniawan dan bona septano ( ganda putra ) dengan Muhammad Ahsan yang belum lama bergabung dengan pelatnas PBSI. 
Label: Beijing Olympics Games
LILYANA NATSIR
“LILYANA NATSIR DEMI BULUTANGKIS HANYA MENGECAP SEKOLAH DASAR” Di usia 12 dia meninggalkan rumah sebagai pemula. Di usia 21 dia kembali ke rumah sebagai jutawan dan pahlawan. Di usia 12 dia memutuskan meninggalkan sekolah. Di usia 21 dia salah satu pemain bulutangkis terbaik Sembilan tahun Lilyana “menukarkan” hidupnya dengan bulu tangkis. Sembilan tahun bulu tangkis menjadikan dia bintang yang naik-turun podium kehormatan. “Orang tua saya menghargai keputusan saya meninggalkan sekolah. Syaratnya harus serius,” ujarnya kepada Tempo. Gadis asal Bersama pasangannya, nova widianto, lilyana menjuarai “Terharu dan bangga bias ngasih emas buat Negara,” ujarnya kepada tempo. Seusai dia berlaga, beno & olly meneleponnya, menyatakan betapa bangga keduanya kepada putri kecil mereka. Saat ke Amerika, dia satu-satunya atlet putri dalam kontingen bulutangkis Lahir di Manado, Sulawesi Utara, 9 September 1985, lilyana datang dari keluarga pecinta bulutangkis. Di waktu senggang, dia bersama ibu dan pembantunya kerap mengisi waktu dengan bermain badminton di depan rumah. Melihat bakat dalam diri si putri bungsu, orang tuanya mendaftarkan dia ke klub PB Pisok di Manado. Pada 1997, dia hijrah ke klub PB Tangkas di Jakarta. Usianya 12 tahun ketika itu. Bagi seorang gadis kecil, sendirian dan jauh dari keluarga ibarat prahara. Tiap malam, lilyana kenyang menangis. Kerap dia tergoda untuk menyerah dan kembali ke Kala itu, lilyana menjadi atlet paling kecil di klub. Genap setahun merantau, butet pulang ke Kerja keras gadis kecil itu tidak sia-sia. Dia dipanggil masuk Pemusatan Latihan ( Pelatnas) pada 2002. Tujuh jam tiap hari butet berlatih di hall bulutangkis Cipayung. Dan mencatatkan prestasi demi prestasi. Olahraga bulutangkis mengalirkan penghasilan jumbo untuk butet. Rekening pribadinya berisi hingga miliaran rupiah. Kontrak per 3 bulannya di pelatnas mencapai Rp 100 juta. Kakanya, kalista natsir, seorang dokter, sempat “ iri”. Dan siapa yang tidak ? Di usia semuda itu, dengan modal pendidikan hanya sekolah dasar, butet mampu membeli mobil Nissan X-Trail. Dua pekan lalu, dia mendapat satu mobil Yaris sebagai bonus prestasi. Nona Manado ini berniat membeli sebuah rumah di Cibubur. “ Penghasilanku lebih dari cukup,” ujarnya. Semua ini harus dibayar mahal dengan latihan ketat setiap hari yang kerap membosankan. Butet memupus rasa bosan dengan nonton film, jalan-jalan ke mall, atau makan di luar bersama kawan-kawannya. Sesekali dia mengisi akhir pekannya dengan dugem atau bermain biliar. Ditemani secangkir kopi, lilyana betah berjam-jam menyodok bola biliar. Dia juga gemar bermain game di computer atau menonton televisi di kamarnya yang berukuran 4 X 4 meter persegi. Liburan panjang dan natal adalah saat yang amat dia nantikan. Butet pasti pulang kampung. Semua masakan “ Sudah terlalu banyak ketinggalan kalau mulai dari awal,” ujarnya. Dia menukarkan pendidikannya untuk bulutangkis. Boleh jadi tidak sia-sia. Bulutangkis membawa LILYANA NATSIR menjelajahi dunia jauh sebelum usia 21. 
Label: Hanya menegcap sekolah dasar
