Beijing Olympics Games


“MARKIS KIDO

HENDRA SETIAWAN”


Nama Markis kido – Hendra setiawan kian melambung di dunia olahraga bulutangkis. Segudang prestasi berhasil mereka torehkan di lapangan. Galar Juara Dunia telah diraih mereka di Kuala Lumpur, Malaysia tahun 2007. Selain menjadi juara dunia, pasang ganda putra peringkat 3 dunia ini berhasil meneruskan tradisi emas bagi indonesia di ajang Olimpiade Beijing 2008. prestasi kido-hendra kian gemilang di tahun 2008 dengan meciptakan hattrick menjadi juara di tiga turnament super series, yakni di China terbuka super series, Denmark terbuka super series, dan Perancis terbuka super series.

Menjadi Juara Dunia bahkan emas olimpiade bukanlah hal mudah yang di dapat begitu saja. Dua gelar bergengsi ini bisa diraih oleh pasangan yang masing-masing berusia 25 tahun ini berkat latihan dan perjuangan yang keras yang dilakukan sejak kecil.

Untuk mengasah teknik bermain, hendra harus menempuh jarak yang cukup jauh. Setiap hari ia dibonceng naik motor oleh ayahnya, Fery yoegianto menuju klub Sinar Mutiara, Tegal. Kemudian pada tahun 1997, hendra hijrah berlatih ke klub Jaya Raya, Jakarta. Di klub inilah hendra bertemu dengan kido dan mulai sering berpasangan dalam beberapa pertangdingan tingkat taruna.

Pada tahun 2001, kido yang merupakan pemain kelahiran 11 Agustus 1984 terlebih dahulu bergabung dengan pelatnas PBSI. Barulah satu tahun kemudian, hendra yang bergabung disana. Awalnya kido sebagai pemain tunggal dan hendra sempat berpasangan dengan joko riyadi. Barulah pada tahun 2003, kido dan hendra digabungkan untuk memperkuat ganda putra. Prestasi mereka mulai terlihat dengan menjadi Juara Asia dan Indonesia terbuka pada tahun 2005.

Setelah menjadi juara dunia pada tahun 2007, kepercayaan diri mereka kian meningkat. Mereka pun ditargetkan untuk meneruskan tradisi emas di Olimpiade Beijing 2008. Hendra bertempur dengan raket yang sama dengan yang ia gunakan pada saat menjadi juara dunia. Jejak ricky subagja – rexy mainaky ( Olimpiade Atlanta 1996 ) dan candra wijaya – tony gunawan ( Olimpiade Sidney 2000 ) berhasil diikutinya di ajang Olimpiade Beijing 2008. Di partai final, kido – hendra berhasil menundukkan pasangan kuat asal China, Cai yun – Fu hai feng dengan pertarungan sengit tiga set 12-21, 21-11, 21-16.

Kido dan hendra memiliki karakter yang jauh berbeda. Kido lebih sering tampil dengan penuh semangat dan meledak-ledak di lapangan sedangkan hendra yang merupakan pria kelahiran jawa tengah, 24 Agustus 1984 bermain lebih santai dan jarang sekali mengumbar emosi. Dalam permainan, hendra lebih sering berlaku sebagai pemain depan sedangkan kido lebih dipercaya sebagai pemain belakang. Sama-sama memiliki karakter menyerang menjadikan mereka pasangan yang solid.

Gelar juara dunia dan olimpiade telah diraih, namun mereka tidak akan berhenti berjuang mengharumkan nama bangsa sampai disini saja. Mereka masih memiliki impian untuk menjadi juara All England dan Asian Games. Mereka pun masih memasang target untuk mempertahankan medali emas di Olimpiade London 2012. kini, jejak kido telah diikuti oleh adik-adiknya, yaitu pia zebaidah ( ganda campuran ) dengan Fran kurniawan dan bona septano ( ganda putra ) dengan Muhammad Ahsan yang belum lama bergabung dengan pelatnas PBSI.



0 komentar:

Posting Komentar

About this blog

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Followers

About Me

Foto Saya
@Byun Rin Ah
Assalamualaikum.. Annyeong Haseyo.. cheonen 96line's
Lihat profil lengkapku

Blogger templates

JAM