Tahun ini piala sudirman 2013
diselenggarakan di Kuala Lumpur tepatnya di Stadion Bukit Jalil, Malaysia pada
tanggal 19-26 mei 2013. Seperti biasa piala sudirman 2013 di ikuti oleh
Negara-negara bulutangkis seperti Indonesia, china, korea, Denmark, jepang,
Thailand, Malaysia, dan masih banyak lagi. Bagi Indonesia sendiri, piala
sudirman tahun ini adalah perjuangan kesekian kalinya untuk merebut kembali
piala sudirman ke tanah Indonesia sejak terakhir kali direbut pada tahun 1989. Dengan
kondisi perbulutangkisan Indonesia yang sedikit demi sedikit bangkit di tahun
2013 ini, pemain-pemain Indonesia berusaha untuk mewujudkan harapan seluruh
rakyat Indonesia untuk membawa kembali piala sudirman ke tanah air. Skuat
timnas Indonesia yang dirilis oleh pihak PBSI adalah sebagai berikut:
Tunggal Putra :
Tommy sugiarto
Dionysius hayom rumbaka
Tunggal putri :
Lindaweni fanetri
Aprilia yuswandari
Bellatrix manuputty
Ganda putra :
Angga pratama/Ryan agung saputro
Hendra setiawan/Muhammad ahsan
Ganda putri :
Nitya krishinda maheswari/Greysia polii
Suci/Della destiara
Ganda campuran :
Tontowi ahmad/Liliyana natsir
Muhammad rijal/Debby susanto
Itulah skuat Indonesia di piala sudirman
tahun ini. Tunggal putra sebenarnya masih ada sony dan simon. Namun keduanya
sekarang sedang cidera dan tak mungkin diturunkan. Sedangkan di ganda putri,
Indonesia memang masih belum menemukan formasi yang pas, namun tim Indonesia
mencoba menurunkan kembali duet nitya/greysia. Selebihnya, masih belum ada
masalah.
Tahun ini, Indonesia tergabung dalam grup A.
satu grup dengan china dan India. Dan mulai bertanding pada hari senin tanggal
20 mei 2013. Disini Indonesia sedikit diuntungkan karena lawannya yaitu india
sudah tampil duluan melawan china di hari sebelumnya dan harus menerima
kekalahan telak 0-5. Dan jika Indonesia menang lawan India, maka sudah
dipastikan Indonesia lolos ke perempat final meskipun masih menyisakan
pertandingan melawan china. Dan ternyata benar terjadi. Tim Indonesia berhasil
mengalahkan tim Indonesia dengan poin 4-1. Dan hasil pertandingan lawan china
tak berpengaruh besar dan hanya menentukan juara dan runner up grup.
karena Indonesia sudah dipastikan lolos
grup, maka tim pelatih memutuskan untuk merotasi pemain dan mungkin sedikit
mengurangi kekuatan dengan merombak beberapa pemain mencari rumus yang tepat.
Dan hasilnya adalah china berhasil melumat habis Indonesia dengan skor akhir
5-0. Dengan hasil ini maka yang menjadi juara grup A adalah china, dan
Indonesia berstatus runner up.
Tak seperti tahun-tahun sebelumya, penentuan
lawan di perempat final kali ini kembali diundi. Dan tak menutup kemungkinan
Negara tersebut akan kembali bertemu dengan lawan yang sama seperti di babak
penyisihan grup. Dan benar terjadi. Lagi-lagi Indonesia harus bertemu kembali
dengan china. Yah… itulah kenyataan yang harus dihadapi harus bersua kembali
dengan china di babak perempat final. Setidaknya masih ada 1 hari untuk tim
Indonesia memikirkan skuat yang siap tempur menghadapi china. Dan akhirnya
skuat yang diturunkan adalah:
Tontowi ahmad/Liliyana natsir
Tommy sugiarto
Angga pratama/Ryan agung
Lindaweni fanetri
Liliyana natsir/Nitya krishinda
Itulah pemain-pemain yang akan mengisi ke 5
partai Indonesia melawan china. Yang jadi penasaran adalah kenapa liliyana
natsir turun di 2 nomor, ganda campuran dan ganda putri? Sedangkan liliyana
sendiri sudah jarang sekali tampil di nomor ganda putri? Dan kenapa harus
liliyana natsir yang harus dipaksakan main di 2 nomor? Apa ini keputusan yang
tidak terlalu nekat yang diambil oleh tim Indonesia di perempat final ini?? Itu
semua karena memang keputusan ini yang harus diambil oleh tim Indonesia. Karena
Indonesia harus mengacak urutan permainan. Dari yang semula dimulai dari
tunggal putra, tunggal putrid, ganda putra, ganda putrid, dan terakhir baru
ganda campuran. Sedangkan Indonesia kekuatannya berada pada ganda campuran.
Kalau mengikuti alur pertandingan sebenarnya, maka ganda campuran tak akan
kebagian. Nah.. satu-satunya cara untuk mengacak pertandingan yaitu dengan
menurunkan seorang pemain di 2 nomor. Dan pemain tersebut adalah liliyana
natsir. Dia harus bermain di ganda campuran dan ganda putri. Sebagai pemain,
butet sapaan akrab liliyana pasti sudah terbiasa.
Dengan supporter yang sudah memenuhi stadion
bukit jalil dan ke dua tim sudah duduk disebelah lapangan, pertandingan pun
dimulai dari nomor ganda campuran. Kedua Negara menurunkan gana terbaiknya. Indonesia
menurunkan tontowi ahmad/liliyana natsir (2) dan china menurunkan xu chen/ma
jin (1). Secara ranking mereka tak jauh beda dan memuncaki ranking dunia ganda
campuran. Dan dari beberapa kali pertemuan mereka berjalan sangat ketat dan
hamper semuanya di selesaikan dengan rubber set. Namun, kali ini atmosphere nya
berbeda. Biasanya perorangan, namun kali ini adalah beregu. Secara beban sudah
pasti sangat berat karena harus membawa tim bukan individu.
Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya,
pertandingan berjalan ketat. Saling jual beli serangan berlangsung dari kedua
ganda terbaik dunia. Tak cukup sekali namun harus berkali – kali untuk
meruntuhkan pertahanan masing-masing. Set pertama berhasil dimenangkan oleh
pasangan Indonesia. Sedikit memberi angin segar pada kubu Indonesia. Namun, di
set kedua permainan Indonesia berbanding terbalik dengan set pertama. Permainan
mereka jauh di bawah penampilan asli mereka dan tertekan habis-habisan oleh
pasangan china. Dan memang sepertinya pasangan Indonesia mengendorkan permainan
dan menyimpan tenaga untuk habis-habisan di set ke 3. Di set penentuan,
pertandingan kembali seperti semula. Kejar-kejaran poin terus terjadi. Namun,
keberuntungan kali ini lebih berpihak kepada pasangan Indonesia. Di akhir-akhir
poin set 3, pasangan Indonesia secara benruntun dan mudah mendapatkan poin. Dan
memang itu semua buah dari keagresifan yang berhasil mereka tunjukan saat
bermain, terutama dari tontowi yang berada di belakang. Kemenangan pembuka pun
akhirnya diraih oleh pasangan tontowi ahmad/liliyana natsir. Dan kemenangan
tersebut disambut gembira oleh seluruh pendukung Indonesia baik distadion
maupun dirumah. Benar-benar luar biasa permainan mereka. Dengan kemenangan
tontowi/liliyana atas xu chen/ma jin, maka kedudukan sekarang adalah 1-0 untuk
tim Indonesia.
Di pertandingan ke dua ini akan
mempertandingkan nomor tunggal putra, dimana Indonesia akan menurunkan tommy
sugiarto dan china akan menurunkan chen long pemain berperingkat 2 dunia.
Secara hitung-hitungan diatas kertas, tommy memang kalah kelas dibandingkan
dengan chen long. Namun, melihat kondisi Indonesia unggul seperti ini tak
menutup kemungkinan tommy bisa membuat kejutan.
Seperti biasa, permainan tunggal memang
cenderung rally dan adu stamina, dan sebagai penonton juga harus sabar untuk
melihatnya karena memang tak secepat permainan di ganda terutama ganda putra.
Tipe permainan tommy dan chen long sebenarnya hamper sama. Namun disini chen
long benar-benar bermain dengan cerdik, mampu melakukan permainan dengan efektif
dan tak banyak membuang tenaga. Dengan sabar chen long mengatur ritme permainan
dan membuat tommy masuk dalam pola permianannya. Alhasil, tommy tak mampu
berbuat banyak di set pertama dan kedua dan hasilnya chen long berhasil
membungkam tommy sugiarto dengan 2 set sekaligus menyamakan kedudukan antara
Indonesia dan china menjadi 1-1.
Di partai ke tiga mempertandingkan partai
ganda putra. Indonesia menempatkan ranking tertingginya yaitu angga
pratama/ryan agung saputro, sedangkan china menurunkan ganda seniornya yang
matang pengalaman yaitu cai yun/fu haifeng. Pertandingan diprediksi bakalan
seru karena mempertemukan pasangan senior dan junior. Secara ranking dunia ke dua pasang ganda ini
tak beda jauh. Pasangan china menduduki peringkat 9 dunia sedangkan pasangan
Indonesia menempati ranking 10 dunia. Sebenarnya china masih memiliki pasangan
ganda putra yg menempati ranking 3besar dunia. Namun entah kenapa tim china
lebih memilih memasang ganda seniornya. Mungkin karena factor pengalaman dari
cai yun/fu haifeng sendiri.
Dengan kedudukan sekarang 1-1, maka kedua
pasangan akan saling berebut poin untuk menambah perolehan poin dari Negara
mereka masing-masing. Seperti pertandingan ganda pada umumnya, kedua pasangan
bermain cepat dan menunjukkan smash-smash andalan mereka. Pasangan muda
Indonesia sendiri tak perduli dengan lawan yang sedang mereka hadapi. Mereka
tampil dengan maksimal mengeluarkan seluruh kemampuan mereka biarpun yang
sedang mereka hadapi adalah juara olimpiade sekalipun. Jual beli serangan terjadi
dan rebutan poin itu sudah pasti. Namun, ganda Indonesia kali benar-benar
tampil luar biasa. Dengan pergerakan cantik angga di depan net dan diakhiri
oleh smash keras dari ryan menuntaskan pertandingan di partai ke tiga dengan
kemenangan berpihak ke Indonesia. Meskipun mereka harus melakukan 3set untuk
memenangkan pertandingan. Dan lagi-lagi Indonesia untuk kali kedua berhasil
mengungguli tim china untuk sementara dengan poin 2-1. Setelah pertandingan
ganda ini selesai pun pujian terus saja mengalir ke pasangan ganda Indonesia
yang kali ini benar-benar berusaha mati-matian untuk mengalahkan ganda senior
china yang secara pengalaman dan prestasi jauh diatas pasangan Indonesia.
Pertandingan masih belum usai. Kini giliran
tunggal putri yg harus berjuang. Tim Indonesia menurunkan lindaweni fanetri
yang berperingkat 15dunia. Sedangkan tim china menurunkan li xiurei yang
merupakan pemuncak ranking dunia. Kali ini dengan kondisi tim china yang
ketinggalan, li xiurei sudah bisa dipastikan bakalan tampil mati-matian untuk
menyamakan kedudukan. Dan linda sendiri tak mau hanya mengikuti permainan li
xuerei, dia juga ingin mengunci kemenangan tim Indonesia atas tim china yang
bila benar terjadi maka akan mencetak sejarah tersendiri buat Indonesia dengan
menyingkirkan tim china di babak perempat final.
Memang secara ranking, linda jauh dibawah li
xiurei. Namun, kadang ranking pun tak berpengaruh sama skali jika sudah
bertanding seperti ini apalagi pertandingan beregu. Untuk tim Indonesia sendiri
linda termasuk pemain yang ditargetkan untuk menyumbang poin selain di ganda
campuran dan ganda putra tadi. Namun apa boleh buat, linda benar-benar tak
berkutik sama skali menghadapi permainan luar biasa dari li xiurei. Alhasil
linda kalah telak dengan dua set. Dan harus merelakan poin untuk tim china.
Dengan tambahan poin dar li xiurei tadi tim china berhasil menyamakan kedudukan
kembali dan memaksakan dilaksanakannya pertandingan penentuan.
Pertandingan penentuan yaitu partai ke 5
mempertandingkan partai ganda putri. Sebenernya ttim Indonesia tak mengharapkan
partai ke5 ini berlangsung. Karena amunisi yang dibawa Indonesia di nomor ganda
putri ini tak semapan china. Namun pertandingan ya pertandingan. Harus tetap
dimainkan dengan siapapun itu pemainnya. Tim Indonesia menurunkan liliyana
natsir/nitya krishinda dan tim china menurunkan pemain nomor satu mereka, wang
xiaoli/yu yang. Tim Indonesia kenapa menurunkan liliyana lagi? Karena liliyana
digunakan untuk mengacak urut-urutan pertandingan tadi.
Maksudnya adalah di pertandingan beregu
antara tim Indonesia melawan tim china kali ini susunan pertandingannya adalah
XD,MS,MD,WS,dan WD. Jika menuruti alur pertandingan yang asli yaitu
MS,WS,MD,WD,dan XD maka Indonesia diprediksi tak bisa mendapatkan poin sama
skali karena kekuatan Indonesia tidak berada di 3 nomor awal melainkan di
XD,MD,MS/WS. Oleh karena itu, tim Indonesia mengorbankan liliyana natsir
bermain dua kali agar ganda campuran bisa dipertandingkan di awal. Dan itu
semua tak sia-sia. Terbukti ganda campuran Indonesia, tontowi/liliyana berhasil
menyumbang poin pertama untuk Indonesia.
Kembali ke pertandingan ganda putri,
pertandingan penentuan nasib dari kedua Negara siapa yang akan lolos ke
semifinal dan siapa yang akan kandas di perempat final. Menghadapi pasangan
china yang memiliki ranking pertama dunia pasti bisa dibilang sulit untuk
pasangan Indonesia yang baru kali ini dipasangkan. Namun, apapun itu pasangan
Indonesia akan terus mencoba dan tak gentar sama sekali.
Di set pertama, pendukung Indonesia
getar-getir melihat penampilan pasangan Indonesia yang jauh dari pasangan
china, meskipun Indonesia sudah menurunkan liliyana natsir sekalipun. Ingat,
ini adalah pertandingan ganda dan harus dimainkan oleh 2 orang. Tidak mungkin
hanya dimainkan 1pemain saja meskipun 1 pemain itu adalah juara di banyak
turnamen. Namu tetap saja ini pertandingan ganda dan harus dimainkan ber dua. Alhasil
pasangan Indonesia harus kalah di set pertama dengan skor yang cukup mencolok.
Dengan kondisi seperti ini, tim Indonesia
semakin tertekan. Karena hanya tinggal satu set penentuan ini saja. Jika set
ini menang maka Indonesia masih bisa menyambung nafas ke set 3. Namun jika
kalah, maka tim Indonesia harus angkat koper dari kejuaraan beregu ini
sekaligus menorehkan rekor terburuk tim Indonesia selama mengikuti kejuaraan
piala sudirman dengan kalah di babak perempat final.
Di set kedua ini, liliyana/nitya sedikit
membuat susah payah wang/yu. Secara poin di set ke dua ini jauh lebih ketat dan
lebih seru. Namun, memang pada akhirnya pasangan Indonesia harus mengakui
keunggulan dari pasangan china dengan poin yang sangat tipis, 21-19. Dan itu
artinya tim china berhasil melaju ke babak semifinal dan untuk tim Indonesia
harus rela angkat koper dan pulang ke indonesia. Dan terciptalah sejarah buruk
itu. “Indonesia gagal di perempat final”. Terlihat kekecewaan mendalam dari
liliyana seusai kalah dari pasangan china. Tak hanya dari liliyana saja, tetapi
juga seluruh pemain Indonesia, pelatih dan tentunya dari seluruh rakyat
Indonesia. Yang lagi-lagi harus merelakan piala sudirman ke tangan Negara lain.
Tapi inilah pertandingan. Ada kalah dan ada
menang. Toh, tim Indonesia sudah berjuang mati-matian tadi untuk bisa
mengalahkan tim china. Memang china masih terlalu tangguh untuk dikalahkan dan
sekarang berpikir bagaimana kita bisa memperkecil gap antara Indonesia dan
china. Namun, bisa mengajak tim china sampai 5partai itu sungguh suatu kemajuan
bagi tim Indonesia apalagi tadi beberapa kali tim Indonesia bisa unggul. Dan
mungkin ini belum rejeki untuk tim Indonesia. Bisa jadi tahun depan saat
perhelatan Thomas&Uber Cup 2014. Aaammmiiinnn… J <3 p="">
SEMANGAT…!!!
3>
